• MA AS-SALAFIYAH
  • Sumber Duko Pakong Pamekasan

Refleksi Pasca-Lesson Study: Dialog Hangat yang Mengukuhkan Komunitas Belajar di MA As-Salafiyah

Sesaat setelah deru ruang kelas mereda pasca-pelaksanaan Lesson Study, suasana di MA As-Salafiyah justru semakin hidup oleh diskusi yang sarat makna. Tahap See (Refleksi) berlangsung dalam atmosfer yang hangat dan kolaboratif, di mana sekat formal antara pengajar, pimpinan, dan pendamping dari Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan melebur dalam satu visi besar: kualitas pembelajaran siswa.

Diskusi yang dipimpin dengan luwes ini menjadi ruang bagi Bapak Achmad Dahlan, S.Si., M.M., selaku guru model, untuk berbagi perspektif mengenai proses biologi yang ia ampu. Namun, yang lebih menarik adalah bagaimana para pengamat—yang dipimpin langsung oleh Bapak Zainudin, M.Pd. (Kepala Madrasah) dan Bapak Mohammad Sholehoddin, M.Pd. (Kasi Penma Kemenag Pamekasan)—memberikan umpan balik yang tidak bersifat menghakimi, melainkan konstruktif dan solutif.

Setiap catatan dari Bapak Abdurrahman, S.E., Bapak H. Wahedi, S.Pd., serta Ibu Zahrah, S.Pd., dan guru BK IBU YANTI S.Pd. ditanggapi sebagai modal berharga untuk pembenahan. Ruang diskusi ini berubah menjadi forum pertukaran gagasan yang dinamis; sebuah bukti bahwa di MA As-Salafiyah, pengajaran tidak lagi dipandang sebagai praktik individual yang terisolasi, melainkan sebuah seni kolegial yang perlu terus diasah.

Bapak Mohammad Sholehoddin, M.Pd., selaku perwakilan Kemenag, memberikan apresiasi mendalam atas keberanian dan keterbukaan madrasah dalam membedah proses pembelajaran di ruang terbuka. Diskusi ini tidak hanya menyoroti keberhasilan teknis, tetapi juga menyentuh aspek psikologis siswa yang menjadi pusat dari setiap tindakan edukatif.

Momen ini adalah manifestasi nyata dari budaya learning community yang tangguh. Sinergi yang terbangun dalam ruang diskusi ini menegaskan satu hal penting: bahwa di MA As-Salafiyah, setiap pendidik adalah murid yang terus belajar, dan setiap tantangan dalam kelas adalah peluang untuk tumbuh bersama. Dengan berakhirnya sesi diskusi ini, semangat untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna di hari esok semakin terpatri kuat di benak setiap tenaga pendidik yang hadir.

 

Komentari Tulisan Ini